Balita Aman Bermain Buka Tutup

 

Buka, tutup, buka, tutup lagi. Kesenangan baru yang dilakukannya berulang kali, terkadang membuatnya terjepit. Tidak perlu langsung melarangnya, namun lakukan pengawasan dan berikan permainan yang aman.
  1. Membuka dan menutup dengan cara menekan. Sediakan stoples plastik ukuran kecil yang mudah dibuka dengan menekan bagian  yang bertulisan 'push'.
  2. Membuka dan menutup dengan cara memutar. Sediakan stoples kecil bekas selai yang penutupnya bisa dibuka dengan cara diputar.
  3. Gunakan kardus bekas sepatu untuk menyimpan mainan agar mudah dibuka dan ditutup.  Membuka dan menutup kardus juga diminati anak usia ini. Bukan soal isinya, tapi kegiatan membuka dan menutup yang dia sukai.
  4. Baca buku.  Ajak anak mengeksplorasi buku.  Gambar-gambar besar dan berwarna dalam buku  sangat diminati anak. Berikan buku  terbuat dari kain dan plastik lunak, ijinkan anak membuka-buka sendiri buku itu. Setelah ia menguasai membuka buku kain atau plastik, berikan buku dari karton tebal agar ia lebih mudah menjumput ujung kertas dan membuka-bukanya. 
  5. Cash box.  Kotak perhiasan bunda yang berpenutup yang sudah tidak terpakai, bisa digunakan si kecil untuk menyimpan uang mainannya. Buka tutup penutupnya, keluarkan uang dan simpan kembali, memuaskan hasrat si kecil untuk buka-tutup-buka-tutup
  6. Ambil kue sendiri
  • Masukkan   kue  kering ke dalam stoples atau wadah yang bertutup.  Pilih yang tutupnya bisa dibuka dengan mudah, misalnya   ditekan atau  ditarik.
  • Perlihatkan pada si kecil isi wadah tersebut dan jelaskan cara membuka tutupnya. 
  • Letakkan di tempat yang mudah dijangkau anak, ijinkan  si kecil mengambil kue dari dalam stoples dengan  membuka sendiri wadahnya lalu menutupnya kembali.‘
Utamakan keamanan 
  • Isi stoples bukan kacang atau makanan yang terlalu kecil karena bisa membuat anak   tersedak.
  • Singkirkan atau kunci wadah yang berisi benda-benda tajam atau berbahaya lainnya (bahan kimia dan lain-lain). Isi laci atau wadah yang mudah dibuka tutup dengan mainan si kecil atau benda-benda lain yang aman baginya.   Kunci juga pintu-pintu ruangan yang Anda anggap tidak pantas dimasuki anak.
  • Pasang pengaman pada pintu  lemari, pintu  kulkas, atau laci perlu dipasang agar anak sulit membukanya  dan tidak terjepit. Anda bisa mendapatkannya di toko-toko yang menyediakan perlengkapan dan kebutuhan anak.
  • Memilih mainan  berpenutup yang memang diperuntukkan  untuk anak seusianya. Jangan sampai anak terjepit karena belum terampil memainkan.
  • Awasi anak saat mandi, terutama bila ada keran air panas. Jangan  ijinkan dia membuka   keran air  panas.
Waspada bila anak belum bisa:
  • Memegang krayon dengan cara menggenggam  di usia12 – 18 bulan.
  • Membuka-buka halaman buku di usia 18 bulan.
  • Menggunakan sendok untuk makan di usia 18 bulan.
  • Melakukan aktivitas apapun dengan kedua tangannya atau cenderung lebih suka menggunakan salah satu tangannya di usia 18 bulan.
  • Membuat garis vertikal di usia 2 tahun
  • Memegang krayon dengan telunjuk dan ibu jari di usia 2 tahun
  • Menyusun 4 buah balok di usia  2 tahun.
  • Mendorong atau menarik mainan di usia 2 tahun. (me)
Baca juga:
Jika Jari Balita Terjepit

 

Artikel Rekomendasi

post4

Ayo, Dipakai Bajunya, Nak!

Si dua tahun mulai gemar melakukan berbagai hal sendiri. Meskipun ia masih membutuhkan bantuan Anda, mengenakan pakaian sendiri, penting dimulai di usia ini.... read more

post4

Aduh, Nakalnya!

Balita sering pulang dengan menangis, mengaku dinakali temannya. Apa yang harus Anda perbuat?... read more