8 Hal Wajib Tahu tentang Infeksi Jamur Vagina

 

Foto: Pixabay
 
Sebagian besar perempuan pernah mengalami infeksi akibat jamur di area vagina. Gejalanya termasuk rasa panas, gatal, dan cairan keputihan yang kental. Infeksi jamur mudah diobati, tetapi tetap penting untuk menemui dokter untuk memastikan jenis infeksi yang Anda alami. Apalagi gejala infeksi jamur di vagina ini mirip dengan infeksi vagina lainnya bahkan infeksi menular seksual (IMS). JIka tidak ditangani secara tepat, infeksi jamur ini bisa memengaruhi proses kehamilan yang Anda dambakan. Berikut 8 hal mengenai infeksi jamur vagina yang wajib diketahui.
 
Apa itu infeksi jamur pada vagina?
Infeksi jamur di area vagina terjadi akibat ketidakseimbangan populasi bakteri dan jamur di organ intim. Infeksi jamur vagina biasanya disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Candida albicans. Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan terbakar pada vulva (bagian luar vagina), muncul rasa nyeri dan sakit ketika BAK atau berhubungan seks, serta mengeluarkan keputihan yang kadang berbau.
 
Siapa saja yang bisa mengalami infeksi jamur vagina?
Perempuan dewasa dan anak perempuan dari segala usia bisa mengalami infeksi jamur pada vagina. Tiga dari empat perempuan akan mengalami infeksi jamur di beberapa fase kehidupan mereka, sementara hampir setengah dari jumlah perempuan di dunia pernah mengalami infeksi ini sebanyak 2 kali bahkan lebih. Infeksi jamur pada vagina jarang terjadi sebelum masa pubertas dan setelah menopause.
 
Siapa saja yang berisiko mengalami infeksi jamur?
Risiko perempuan mengalami infeksi jamur semakin meningkat jika Anda:
- Hamil
- Menderita diabetes dan gula darah yang tidak terkendali
- Menggunakan jenis kontrasepsi hormonal yang memiliki dosis estrogen tinggi
- Mengenakan celana dalam yang terlalu ketat sehingga meningkatkan kelempaban di organ intim
- Menggunakan semprotan vagina
- Minum obat antibiotik seperti amoksisilin atau steroid baru-baru ini
- Memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti penderita HIV
 
Apa saja gejala infeksi vagina?
Gejala yang paling umum dari infeksi jamur pada vagina adalah rasa gatal yang ekstrem di dalam dan sekitar vagina. Ada kemungkinan Anda mengalami beberapa gejala berikut ini sekaligus—baik ringan maupun berat:
• Terbakar, kemerahan, dan pembengkakan pada vagina maupun vulva
• Sakit saat buang air kecil
• Nyeri saat berhubungan seks
• Rasa nyeri
• Keputihan kental berwarna putih dan tidak berbau
 
Apa yang menyebabkan infeksi jamur?
Infeksi jamur disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jamur mikroskopis Candida. Vagina Anda mungkin memiliki sejumlah kecil jamur pada waktu tertentu tanpa menyebabkan gejala apa pun. Tetapi ketika terlalu banyak jamur tumbuh, Anda bisa mendapatkan infeksi.
 
Bisakah infeksi jamur terjadi saat berhubungan seks?
Ya, tetapi tanpa berhubungan seks pun Anda tetap bisa terinfeksi jamur. Perempuan dapat terinfeksi jamur dari pasangan seksualnya sehingga dibutuhkan alat pelindung seperti kondom untuk mencegah penularan infeksi jamur melalui hubungan seks vaginal, oral, maupun anal.
  
Haruskah memeriksakan diri ke dokter saat mengalami infeksi jamur?
Menemui dokter atau perawat adalah satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah Anda memiliki infeksi jamur dan bukan jenis infeksi lain yang lebih serius. Tanda dan gejala infeksi jamur sangat mirip dengan IMS dan bacterial vaginosis (BV). Jika tidak diobati, IMS dan BV akan meningkatkan risiko terkena HIV, misalnya, dan dapat menyebabkan sulit hamil. BV juga dapat menyebabkan masalah selama kehamilan, seperti persalinan prematur.
 
Bagaimana dokter mendiagnosa infeksi jamur?
Dokter akan melakukan pemeriksaan panggul untuk mencari pembengkakan dan keputihan. Ada kemungkinan dokter mengambil sampel cairan dari vagina Anda menggunakan kapas. Seorang teknisi laboratorium akan meneliti sampel tersebut di bawah mikroskop untuk melihat apakah ada pertumbuhan berlebih jamur Candida yang menyebabkan infeksi jamur. Biasanya dokter akan memberikan resep obat minum maupun krim antijamur untuk mengatasi gejalanya.
 
 
PRIMA SOERATNO

Baca juga:
Keputihan Bisa Jadi Gejala Awal Kanker Serviks
Ada Jamur di Mulutnya
5 Pemeriksaan Prakonsepsi

 

 



Artikel Rekomendasi