Tanya Jawab Seputar Hamil saat Pandemi

 

amankah hamil saat pandemi covid-19
Foto: Freepik

Kehamilan tentu menjadi hal yang membahagikan Bunda dan Ayah. Akan tetapi, di masa pandemi seperti ini, tidak sedikit orang yang menghindari pergi ke dokter atau rumah sakit bila tidak ada kondisi darurat. Sementara, Bunda dan Ayah akan perlu memeriksakan kehamilan secara rutin. Bagaimana, ya?
 
Ayahbunda berbincang dengan dr. Boy Abidin, Sp.OG(K), Dokter Spesialis Kebidanan & Kandungan dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, dan Gracia Danarti, editor at large Prana Media dalam peluncuran konten digital 9 Bulan yang Menakjubkan oleh Ayahbunda mengenai hal ini.
 
Baca juga: Ayahbunda Luncurkan Konten Digital ‘9 Bulan yang Menakjubkan’
 
Apa saja pertanyaan yang paling banyak ditanyakan seputar kehamilan dan pandemi dalam obrolan tersebut?


1. “Amankah hamil di masa pandemi seperti saat ini?”
Dijawab oleh dr. Boy menjawab, “Untuk wanita hamil, sekarang lebih aman. Dalam arti, vaksinasi sudah bisa diberikan di usia 13-33 minggu. Sehingga, wanita hamil sekarang sudah punya perlindungan lebih baik.” Di samping itu, Bunda dan keluarga juga harus menjaga protocol kesehatan (prokes) dengan baik.

2. “Apakah vaksin untuk ibu hamil benar-benar aman?”
Dokter  Boy mengatakan, “Perlu kita pahami, vaksin itu, kan, bukan Indonesia saja, tapi seluruh dunia. Kalau dunia sudah mengatakan oke, artinya aman.” Menurutnya, vaksinasi COVID-19 bisa memberikan proteksi yang lebih baik untuk ibu hamil. “Berdasarkan laporan, wanita hamil yang tertular COVID-19, gejalanya akan lebih parah, risikonya lebih tinggi, harus rawat di ICU.”
 
Ia juga menambahkan, “Kalau ada satu atau dua KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) itu bisa saja terjadi. Ada sedikit demam, nyeri. Bisa reda dalam dua hari.” Vaksin untuk ibu hamil diberikan di usia kehamilan di atas dua belas minggu sebanyak dua kali dengan pengawasan tenaga medis secara ketat.
 
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil Tak Boleh Sembarangan


3. “Ada ibu hamil yang hanya mau vaksin dengan merek tertentu. Apa ketentuan untuk merek vaksin ibu hamil ini?”
“Pfizer, Moderna, Sinovac yang direkomendasikan untuk ibu hamil,” terang dr. Boy.

4. “Saya sudah vaksin COVID-19 dosis pertama. Sekarang saya hamil. Bagaimana dengan dosis keduanya?”
Dokter Boy mengatakan bahwa vaksin dosis kedua tetap harus diberikan, hanya menunggu hingga usia kehamilan memasuki 13 minggu. Untuk amannya, Vaksinasi Covid-19 Untuk Ibu Hamil Harus Dikawal Dokter Kandungan

5. “Saya baru terkena COVID-19 dan saat ini sedang hamil. Apa ada hal tertentu yang harus diperhatikan?”
Bila seorang ibu hamil mengalami gejala long covid, maka, menurut dr. Boy, selain berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, kehamilannya juga harus dikoordinasikan dengan dokter penyakit dalam.
 
Baca juga: 15 Riwayat Kehamilan yang Perlu Diwaspadai


6. “Saat ini semakin banyak ibu hamil yang sudah beraktivitas, bekerja di luar rumah. Banyak juga yang naik transportasi umum. Kayaknya sekarang sulit, ya, untuk menjaga jarak”
Merespons hal ini, dr. Boy mengatakan bahwa ini adalah saatnya Ayah turun tangan mendukung Bunda dengan cara mengantarkan atau memilih jam berangkat yang tidak terlalu padat.
 

7. “Apakah benar hamil di masa pandemi ini harus sesar agar tidak terlalu lama terjadi kontak?”
Dengan tegas, dr. Boy mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar. Ia menceritakan pengalaman di rumah sakit tempatnya bertugas bahwa ibu yang akan melahirkan harus menjalani tes PCR terlebih dahulu. Dari hasil tersebut, akan dipisahkan ruangan untuk ibu sesuai hasil tesnya—positif atau negatif. Semua ibu punya peluang melahirkan secara pervaginam.
 
Tak hanya ibu saja yang harus menjalani tes PCR, ayah yang akan mendampingi persalinan pun harus melakukannya. Dokter Boy juga mengatakan bahwa di rumah sakit tempatnya bertugas, ibu melahirkan hanya boleh didampingi oleh satu orang. Gracia kemudian mengatakan, “Jangan sedih, ya, karena hanya ditunggui satu orang. Justru ini adalah momen intim yang sangat indah, momen membangun bonding bertiga antara ibu, ayah, dan anak.”


8. “Di mana saya bisa mendapatkan informasi yang kredibel seputar hamil saat pandemi?”
Gracia mengatakan bahwa melalui konten 9 Bulan yang Menakjubkan, Ayahbunda juga memuat informasi menjaga kehamilan dan perawatan bayi baru lahir di masa pandemi.
 
9 Bulan yang Menakjubkan adalah sebuah konten digital integratif mengenai persiapan kehamilan, menjaga kehamilan, persalinan, serta merawat bayi baru lahir yang diambil dari buku best seller terbitan Ayahbunda dengan judul yang sama. Konten 9 Bulan yang Menakjubkan bisa diakses di Youtube AYAHBUNDA magz, Instagram @ayahbunda_, Facebook AYAHBUNDA, serta website ayahbunda.co.id secara gratis.
 
“Ayahbunda ada sejak tahun 1976 untuk mendampingi para bunda dan ayah mendapatkan informasi. Saat ini, kami juga tetap mendampingi, memberikan panduan bagi bunda dan ayah,” ujar Gracia.
 
Memberikan dukungan, dr. Boy mengatakan,” Saya acungi jempol untuk Ayahbunda yang sudah membuat 9 Bulan yang Menakjubkan. Ini lengkap sekali.”


(Tonton Video Series 9 Bulan yang Menakjubkan di YouTube AYAHBUNDA magz. Klik di sini, subscribe untuk mendapatkan konten-konten seputar kehamilan di tiap trimester secara reguler. Cek Instagram @ayahbunda_, Facebook AYAHBUNDA, serta website www.ayahbunda.co.id)
 
Baca juga:
Berencana Promil? Lakukan Tes Dulu
3 Fase yang Bunda Alami di Kehamilan
Tip Menyusui Jika Ibu Tertular COVID-19
 
LTF

 

 


Topic

#9BulanYangMenakjubkan #Kehamilan



Artikel Rekomendasi

post4

Plasenta Lepas

Plasenta yang lepas sudah termasuk kondisi yang membahayakan baik bagi ibu hamil maupun janin. Buruan ke dokter agar segera ditangani secepatnya... read more