Tak Kunjung Hamil

 

Foto: Fotosearch
Penyumbatan tuba falopi

Tuba falopi adalah semacam saluran yang menghubungkan rahim dan ovarium, berukuran sekitar 7-14cm. Dalam proses kehamilan, saluran ini harus dalam kondisi tidak terhalang ataupun tersumbat. Sebab, jika tersumbat, telur yang seharusnya disalurkan ke rahim terhenti. Sumbatan sendiri bisa terjadi di pangkal, tengah, atau ujung tuba.

”Kondisi tuba dapat diperiksa dengan, antara lain pemeriksaan penunjang, seperti foto rontgen rahim, laparoskopi salin infusion, sonografi (pemeriksaan menggunakan suara), dan histeroskop (pemeriksaan rahim dengan menggunakan teleskop kecil),” papar dr. Monika.

Sejumlah hal bisa menyebabkan tuba falopi tersumbat, antara lain infeksi, endometriosis, penyakit radang panggul, operasi rongga perut atau rongga panggul, yang menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang mengganggu saluran tuba, hamil di luar kandungan, dan kanker saluran telur. 

Kelainan rahim

Banyak kelainan yang terjadi pada rahim dapat mempersulit kehamilan. Kelainan itu bisa didapatkan dari lahir, seperti mikrouteri atau rahim berukuran sangat kecil dibandingkan ukuran orang normal, atau rahim dengan sekat. Namun, ada juga kelainan rahim yang didapat setelah dewasa, seperti miom (benjolan di dinding rahim) dan polip (penebalan di dinding dalam rahim).
 
Faktor Lain

“Selain faktor-faktor tersebut, usia, pemakaian obat-obatan atau paparan zat kimia tertentu, etnis, dan sosial budaya dapat juga memengaruhi infertilitas,” papar dr. Monika. 
 
(DEN)

Baca juga
Berbagai Pilihan Cara untuk Hamil
Hamil Kosong, Ini Tandanya
16 Tanda Kehamilan yang Anda Harus Tahu

 



Artikel Rekomendasi

post4

Tak Kunjung Hamil

Ketika lama tak punya buah hati, wanita kerap ’dituduh’ menjadi penyebabnya. Bagaimana sebenarnya?... read more