Ibu Hamil Rentan Mimisan

 

























Meningkatnya hormon estrogen dan progesterone selama kehamilan, terkadang membuat beberapa ibu hamil mimisan atau keluarnya darah dari dalam hidung. Selain itu juga disebabkan oleh membesarnya pembuluh darah dan kapiler selama hamil.

Selama masa kehamilan, volume darah ibu hamil meningkat dua kali lipat untuk mendukung pertumbuhan bayi. Untuk mengakomodasi penambahan volume darah ini, pembuluh-pembuluh darah melebar. Tekanan volume darah pada pembuluh ini kadang-kadang atau pada ibu tertentu membuat  pembuluh darah menjadi rentan pecah, dan pendarahan mudah terjadi. 

Di hidung banyak terdapat pembuluh darah yang dapat menjadi kering saat kita bernapas, yang berakibat pecahnya pembuluh darah dan keluar darah dari hidung. Bagi banyak ibu hamil, mimisan tiba-tiba, bukan pertanda serius. Ini hanya mengganggu.  

Dr. Asleigh Halderman, MD ahli THT dari UT Southwestern's Otolaryngology Department menyebut, mimisan bisa terjadi karena tingginya tekanan darah ibu hamil. Selain itu, selaput hidung yang kering dan pecah saat udara dingin atau terlalu lama di ruang ber AC, juga bisa jadi penyebab mimisan. 

Mencegahnya:
  • Banyak minum air putih, karena dehidrasi akan membuat selaput lendir hidung menjadi kering sehingga saluran darah kapiler akan membuka.
  • Hindari meniup hidung karena akan menambah tekanan pada pembuluh darah.
Lakukan ini saat mimisan:
  • Tekan ujung hidung tepat di atas lubang hidung hingga menutup selama 10 menit.
  • Jangan mengangkat kepala ke balakang, karena itu justru akan membuat darah mengalir ke dalam tenggorokan. Sebaliknya, sandarkan kepala ke depan dan bernapaslah melalui mulut.
  • Jika setelah 10 menit pendarahan belum berhenti, tekan kembali hidung Anda serta kompres dengan kain yang telah dicelupkan ke dalam air dingin.
  • Jika pendarahan sudah berhenti, tetaplah dalam posisi tegak untuk sementara waktu. Langsung berbaring akan membuat mimisan kembali karena meningkatkan tekanan pada pembuluh darah.
  • Jangan meniup hidung dan beraktivitas berat selama sedikitnya 12 jam setelah mimisan.
  • Ke dokter bila dalam 30 menit pendarahan tidak berhenti, darah yang keluar banyak, dan Anda sulit bernapas, bingun dan  disorientasi. 
Jika cara-cara di atas sudah dilakukan namun mimisan tak juga kunjung berhenti , segera pergi ke Dokter. Begitu juga jika Anda terlalu sering mimisan. Biasanya mimisan akan berhenti setelah Anda melahirkan. (me)-parentdish.com
 

 


Topic

#9bulanyangmenakjubkan



Artikel Rekomendasi

post4

Hamil: Waspada Berat Badan!

Jika BB Anda kurang dari 40 kg saat dinyatakan hamil, Anda kemungkinan menderita kekurangan energi kronis (KEK) atau kekurangan gizi yang lama. Bayi yang dikandung berisiko berberat lahir rendah (BBLR... read more