Kenali Prosedur ILA (Intrathecal Labor Analgesia)

 

123RF
Banyak cara untuk mendapatkan persalinan tanpa rasa sakit. Salah satunya dengan prosedur ILA atau Intrathecal Labor Analgesia. Sebelum itu, yuk kenalan dengan prosedur yang cukup sering digunakan di Indonesia ini.

ILA (Intrathecal Labor Analgesia) adalah pemberian bius dengan menyuntikkan obat ke saraf di tulang belakang bagian bawah. Dosis obatnya lebih rendah dari epidural, yaitu hanya sepersepuluhnya. Itu sebab disuntikkannya setelah rahim mengalami pembukaan 3.

Kelebihan
- Efeknya segera dapat dirasakan ibu.
- Tidak mengharuskan dipasangnya selang di punggung ibu seperti  epidural.

Kekurangan
- Menyebabkan gatal- gatal dan mual.
- Masa kerjanya relatif lebih singkat di banding epidural.
- Penurunan tekanan darah sehingga menyebabkan aliran darah ke bayi dapat menurunkan yang dapat berakibat turunnya frekuensi detak jantung janin.
- Tungkai bawah terasa kesemutan hingga tak dapat digerakkan,  beberapa waktu sehingga mengharuskan dipasang selang kateter urin.

Namun, prosedur ini memiliki efek samping, seperti membuat kemampuan ibu inisiasi menyusui dini menurun karena produksi hormon oksitosin yang berperan memproduksi susu terganggu. Selain itu, obat-obat yang digunakan juga dapat memberi efek ke bayi, sehingga ia  kehilangan kemampuan untuk merangkak, mencari puting, dan menyusu.

(IAH/KAT)

Baca juga:
5 Tips Bebas Nyeri Ulu Hati Saat Hamil
10 Penyebab ASI Seret dan Solusi Terbaiknya
4 Trik Atasi Masalah Jelang Persalinan

 



Artikel Rekomendasi