Pola Makan Sehat Ibu Hamil: Jangan Asal Kenyang

 

bagaimana pola makan ibu hamil
Foto: FREEPIK

 
Selama hamil,  tentunya Anda wajib memerhatikan makanan  untuk menjaga kesehatan janin.  Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, sehingga Anda tidak hanya asal kenyang, namun nutrisi makanan yang Anda konsumsi bisa mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.
 
Beberapa hal berikut ini perlu Anda perhatikan.
 
Batasi Dulu…
- Ikan tertentu, termasuk sarden dan salmon. Yang dikhawatirkan adalah kandungan merkuri pada ikan laut yang dapat membahayakan perkembangan otak pada bayi Anda. Porsi yang dianjurkan sekitar 170 gram per minggu.

- Kafein pada kopi dan teh sebenarnya tidak berkontribusi terhadap kelahiran prematur maupun penyebab keguguran. Yang dikhawatirkan dari kafein memang menjadi penyebab dehidrasi akibat sifat diuretiknya (meningkatnya kebutuhan BAK). Dehidrasi selama kehamilan juga menyebabkan berkurangnya cairan ketuban yang menjaga posisi bayi di dalam rahim. Oleh karena itu, konsumsi kafein yang dianjurkan oleh WHO tidak lebih dari 300 mg dalam sehari.
 
Stop Sama Sekali!
- Serba mentah seperti sushi dan satai. Karena ibu dapat mentransfer infeksi toksoplasma kepada janin yang nantinya menyebabkan kebutaan dan disabilitas mental.
 
Hindari daging mentah atau tidak matang, mulai dari sapi, ayam, ikan, hingga unggas. Beberapa makanan yang mengandung bakteri salmonella dan E.coli seperti olahan telur, susu, kecambah, maupun jus juga dapat memicu keracunan pada ibu hamil, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi dalam keadaan mentah atau setengah matang.
 
- Alkohol karena berisiko keguguran dan kematian bayi saat lahir. Alkohol dapat menyebabkan kelainan bentuk wajah, kelainan jantung, dan kecacatan intelektual pada bayi lahir, bahkan sedikit kandungan alkohol memberi pengaruh negatif kepada perkembangan otaknya. Alkohol dalam bentuk lainnya adalah tape, sebaiknya tidak dikonsumsi dulu.
 
- Makanan tidak dipasteurisasi, seperti susu segar, jus, serta keju yang tidak melalui proses pasteurisasi (keju feta) dapat mengandung bakteri berbahaya, termasuk Listeria, Salmonella, E. coli, dan Campylobacter. Pasteurisasi merupakan proses paling efektif untuk mematikan bakteri berbahaya tanpa mengubah gizi produk itu. Untuk mencegahnya, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi susu, keju, serta jus buah yang sudah melalui proses pasteurisasi.
 
Baca juga: Ibu Hamil Jangan Sembarangan Makan Keju
 
Waspadai Zat Aditif
Zat aditif adalah bahan yang dibubuhkan ke makanan untuk memengaruhi sifat atau bentuk, di antaranya: pewarna, pemutih, pengawet, penyedap, perenyah, dan pengembang. Ada 3 zat aditif yang perlu Anda tahu:

- GRAS (Generally Recognized as Safe):  umumnya alami, aman, tidak berefek racun.
- ADI (Acceptable Daily Intake):  ada batas penggunaan harian untuk melindungi kesehatan.
- Zat berbahaya dan tidak boleh dimakan:  misal boraks, formalin, dan rhodamine-B. Formalin menyebabkan kanker paru-paru dan gangguan pencernaan. Boraks menyebabkan gangguan otak, hati, dan kulit.  
Baca juga: 8 List Makanan yang Wajib Dihindari Ibu Hamil
 
Saran Bagi Ibu Hamil

- Waspadai, jangan makan berlebihan Kalsium benzoate (mencetus asma), Sulfur dioksida (luka lambung, asma, mutasi genetik, kanker, alergi), Kalium nitrit/nitrat (merusak sel darah, sulit bernapas, muntah, sakit kepala, anemia, radang ginjal), Kalsium propionat/Natrium propionat (migren, kelelahan, sulit tidur), Asam sorbet (perlukaan kulit), Natrium metasulfat (alergi), Natamysin (mual, muntah, diare, perlukaan kulit), Kalium asetat (kerusakan ginjal), Butil hidroksi Anisol/BHA (penyakit hati dan kanker).

- Pilih makanan segar.

- Hindari makanan kemasan tanpa label bahan bila alergi atau sensitif zat aditif.

Pilih zat aditif alami, misalnya pewarna daun pandan, kunyit, wortel. Pengempuk daun pepaya, penyedap campuran gula pasir dan garam, juga kaldu ayam asli.

- Perhatikan batas penggunaan harian.  

- Baca label kemasan, kandungan dan komposisi bahan. Pastikan terdaftar di BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan).

- Beli pangan dari produsen terkemuka, yang biasanya memakai zat aditif yang diizinkan. Jangan beli dari pedagang yang tak jelas proses produksinya.  


Sumber: Buku 9 Bulan yang Menakjubkan-Ayahbunda
 
Tonton terus Video Series 9 Bulan yang Menakjubkan di YouTube AYAHBUNDA magz. Klik di sini, subscribe untuk mendapatkan konten-konten seputar kehamilan di tiap trimester secara reguler. Cek Instagram @ayahbunda_, Facebook AYAHBUNDA, serta website www.ayahbunda.co.id.
 
Baca juga:
Alasan Ibu Hamil Perlu Minum Susu
Pedoman Puasa Bagi Ibu Hamil Menurut Dokter Kandungan
6 Camilan Mengenyangkan untuk Ibu Hamil
35 Makanan Sehat Ibu Hamil
 

 

 


Topic

#9BulanYangMenakjubkan #Kehamilan



Artikel Rekomendasi